Museum Srihadi Soedarsono: Seni, Ruang, dan Waktu

 


Hey Besties <3

Beberapa waktu lalu aku main ke museum yang baru beberapa bulan ini buka di bandung, yaitu Museum Srihadi Soedarsono, aku pergi ke sana bareng temen-temen, dan jujur tempat ini langsung ngasih vibes tenang dari pertama dateng. Museum ini tuh bener bener artistic. Bahkan dari luar aja bangunan gedung nya udah keliatan bagus banget, clean, aesthetic dan bikin salfok tiap lewatin tempat ini. Begitu masuk ke dalam, vibesnya makin kerasa dari tata ruang, pencahayaan, sampai detail bangunan nya yang rapi dan nyaman. 

Museum ini dirancang oleh seorang Arsitektur ternama Andra Matin dan didekasikan untuk karya-karya sang maestro Srihadi Soedarsono, seorang pelukis Indonesia yang lahir di Solo pada tahun 1931. Beliau dikenal sebagai salah satu maestro seni lukis Indonesia. Karya-karyanya banyak mengangkat tema kehidupan, alam, figur perempuan, dan refleksi batin. Selain aktif berkarya, beliau juga pernah mengajar seni, jadi pengaruhnya di dunia seni rupa Indonesia cukup besar. Itu yang bikin lukisan-lukisan di sini kerasa punya perjalanan panjang—nggak cuma enak dilihat, tapi juga punya cerita.

Di dalam museumnya, ada banyak karya lukis yang menarik dan ditata rapi. Walaupun beda tema dan era, alurnya enak diikutin dan nggak bikin capek. Jadi walaupun kamu bukan orang yang “paham seni banget”, tempat ini tetep bisa dinikmatin dengan santai.

   (Dokumentasi Pribadi)

Salah satu lukisan yang paling aku suka adalah lukisan tujuh penari tradisional dengan latar warna merah. Kenapa aku suka? Karena warnanya bold, eye-catching, dan langsung narik perhatian. Merah juga warna favorit aku, jadi tentu aja lukisan ini jadi yang paling aku inget setelah keliling museum.

Buat kalian yang suka foto-foto, tempat ini cocok banget. Banyak spot yang instagramable tanpa kelihatan maksa. Salah satu spot favorit aku ada di area tangganya, warna kayu yang natural bikin hasil foto kelihatan warm dan estetik. Saking aesthetic-nya, ada juga yang milih tempat ini buat spot foto pre-wedding.

Aku ke sini bareng temen-temen, dan museum ini emang pas banget buat quality time. Bisa jalan santai, ngobrol pelan, foto-foto, tanpa suasana yang terlalu rame atau berisik. Bahkan aku saranin banget kalian datang pagi-pagi di hari weekdays, biar bisa lebih bebas eksplor dan foto-foto tanpa keburu-buru.

Kalian tau nggak? Vibes tempat ini tuh sedikit ngingetin aku sama museum yang ada di film Sore: Istri dari Masa Depan. Jadi buat kalian penggemar film Sore, museum ini cocok banget buat didatengin biar bisa ngerasain vibes-nya secara langsung. Tapi tentu aja tempat ini tetep punya ciri khasnya sendiri, karena ada sentuhan aksen adat Bali di beberapa bagian bangunannya. Sentuhan itu bikin nuansa Indonesianya makin kerasa dan jadi pembeda dari museum-museum lain.

Oh iya, di area museum ini juga ada cafe, jadi kalau kalian mau sekalian ngopi cantik setelah keliling, itu bisa banget. Sadly waktu aku ke sana aku nggak sempet cobain cafe-nya. Tapi tenang, aku punya rekomendasi tempat makan lain yang lokasinya masih deket dari museum ini, dan bakal aku bahas di next artikel ✨

Kalau kalian lagi pengen ke tempat seni yang tenang, estetik, dan cocok buat santai bareng orang terdekat, Museum Srihadi Soedarsono ini bisa banget masuk list place to go kalian.


📍 Info Singkat
Alamat: Jl. Ciumbuleuit No.173, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
HTM:
• Dewasa: Rp30.000
• Anak-anak: Rp10.000
Jam buka: Selasa – Minggu, 09.00 – 17.00 WIB
Fasilitas: Area pameran lukisan, taman, cafe, toilet, area parkir, spot foto

Komentar

Postingan Populer